Senin, 07 Maret 2016

Lomba Tongklek Telkomsel Tuban 2016

Assalamualaikum Wr.Wb

Kali ini saya akan membagikan cuplikan video tongklek Telkomsel Tuban 2016 yang diadakan di Rest Area Tuban. Monggo di persani :

Tombo Ati




Sekar Sari





Sekar Kamudita






Nurul Iman






Malem 9







Laras Kencono






Kenong Stone


Maaf video video di atas hanya beberapa peserta yang ikut Grand Final.

Sekian dan Terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Rabu, 23 Desember 2015

Download Film Legend of a Rabbit: The Martial of Fire (2015) Gratis


Info: http://imdb.com/title/tt4838316/
Release Date: 21 February 2015 (China)
Genre: Animation
Stars: Yunwei He, Lei Huang, Zishan Yang
Quality: DVDRip
Encoder: Algoon@Ganool.ag
Source: DVDRiP X264-TASTE


Synopsis:
Si Kelinci kembali dan berhasil dalam aksinya di film animasi 3D LEGEND OF A RABBIT. Tu si kelinci mendapat penghargaan sebagai pahlawan kuno di China dari film terakhirnya, menjadi bangga dan kehilangan Kung Fu nya ketika menghadapi lawan yang licik. Kelinci harus mendapatkan kembali apa yang diberikan gurunya kepadanya, dan bersama temannya Penny si kucing hutan dan Biggie si kelinci, mengambil dari raja yang jahat yang meneror orang-orang dengan rahasia dari “Martial of Fire”.
TRAILER :



Subtitle : Download


NB : 
- Tolong tinggalkan komentar jika link download error
- Terimakasih atas kunjungannya

Download Film The Good Dinosaur 2015 Gratis


Info:  http://imdb.com/title/tt1979388/
Release Date: 25 November 2015 (USA)
Genre: Animation, Adventure, Comedy
Stars: Jeffrey Wright, Frances McDormand, Maleah Nipay-Padilla
Quality: HDRip
Encoder: 
Source: HDRip XviD AC3-EVO 




Synopsis:
Dalam dunia dimana manusia dan dinosaurus hidup berdampingan, seekor Apatosaurus bernama Arlo membuat tidak mungkin berteman dengan manusia.
Trailer :


Subtitle: Download



NB : 
- Tolong tinggalkan komentar jika link download error
- Terimakasih atas kunjungannya


Rabu, 16 Desember 2015

Kumpulan Video Tong-Tong Madura

Berikut ini saya bagikan beberapa video tong-tong khas Madura :






Sekian dan Terimakasih
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Mengenal Musik Tong - Tong, Madura Punya...!!!

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kali ini saya mau share salah satu kearifan lokal pulau tetangga, yaitu pulau MADURA yang terkenal akan Karapan Sapi. Selain itu, Madura juga memiliki kesenian musik yang unik dan keren pastinya.
Silahkan disimak baik-baik......

Musik tong-tong  adalah musik tradisional Madura yang pada awalnya dimainkan sebagai penggugah saat sahur.  Alat utama dari musik ini adalah tong tong (kentongan).
Tong tong  bisa dibuat dari bambu atau kayu. Pada mulanya, musik ini hanya terdiri dari tiga nada, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Kemudian, musik ini berkembang dan dimainkan bersama alat musik lainnya. Namun, cara memainkannya tetap keras bertalu-talu.
Musik yang bertalu-talu dianggap menggambarkan kegembiraan orang Madura. Memang, baik tong tong maupun saronin biasanya dimainkan dalam suasana riang gembira. Misalnya pada acara karapan sapi, sapi sono, atau kemeriahan sejenis lainnya.



Seni Musik Tong-Tong, sejak beberapa tahun terakhir ini tampaknya menjadi fenomena baru dalam kontelasi musik lokal di Madura. Musik Tong- Tong adalah musik dengan peralatan dari bambu dan dibuat dengan model sederhana ini, tapi mampu menghadirkan bunyi yang rancak dan tak kalah indah dari musik modern, merupakan kekayaan lokal yang mampu mewarnai kehidupan masyarakat, terutama di Madura.
Tong-Tong yang dalam kehidupan masyarakat kampung hanya dimanfaatkan terbatas untuk memberi peringatan atau isyarat saat ada kejadian-kejadian penting, misalnya saat ada pencurian, akan dimulainya kegiatan-kegiatan desa dan saat ada kejadian-keja dian yang lain, kini telah dihadirkan menjadi seperangkat alat musik yang mampu melahirkan musik yang menarik. Artinya, Tong-Tong pada awalnya tidak lebih hanya sekedar berbunyi. Sehingga nyaris kekayaan lokal ini hilang dari kehidupan masyarakat ketika segala bunyi-bu nyian mampu diciptakan dengan nuansa yang lebih menarik dan berwama kekinian.


 Akan tetapi, dengan kreatifitas yang tinggi masyarakat Madura, Tong-Tong yang sangat sederhanapun mampu disulap menjadi seperangkat alat musik yang tidak kalah indah dan menarik dari pada musik modern. Musik Tong-Tong, selain sebagai perwujudan lain seni musik, juga memiliki karakter khas suatu kebudayaan yang mampu beradaptasi dengan kehidupan masa kini. Seni musik Tong-Tong, bukan hanya menjadi alat musik penghibur, tetapi sebagai bukti bahwa setiap kekayaan lokal tidak bisa langsung diputuskan harus ditinggalkan dan dibiarkan.
Dengan segala keunikannya, musik Tong-Tong, telah mampu membuktikan sebagai seni yang juga bisa mewarnai kontelasi seni musik modern. Tong-Tong adalah khazanah kebudayaan Madura, yang sangat bernafaskan seni lokal dan mencerminkan tentang karakteristik kondisi Madura yang sesungguhnya. Tong-Tong tidak hanya memberikan keindahan bunyi, tetapi juga memberikan ajaran tentang keluhuran nilai-nilai seni lokal. Dengan perangkat dari bambu, memang terkesan musik Tong-Tong terlalu sederhana.
Tapi, di balik kesederhaan itulah, Tong-Tong tampaknya mengajarkan tentang sebuah fenomena yang sangat unik. Dengan kata lain, kesederhaan akan melahirkan sesuatu yang luar biasa apabila dilakukan dengan komitmen gotong royong yang sangat tinggi. Musik Tong-Tong adalah perpaduan dari nilai-nilai kebudayaan Madura, yang mengajar kan tentang kebersamaan, sehingga melahirkan kesatuan bunyi yang sangat indah serta tetap dengan ciri khusus lokalitasnya : musik berkarakter Madura. Baca juga Kumpulan Video Tong-Tong Madura



Sabtu, 21 November 2015

Gagak Rimang Kuda Ronggolawe


Dalam perjalanan sejarah Kabupaten Tuban tidak bisa dipisahkan oleh sepak terjang Adipati Ronggolawe dan kuda tunggangannya yang diberi nama Gagak Rimang pada masa itu, yang sekarang menjadi simbol Kabupaten Tuban.
Konon, nama Rangga Lawe sendiri merupakan pemberian Raden Wijaya karena berkaitan dengan penyediaan 27 ekor kuda dari Sumbawa sebagai kendaraan perang Raden Wijaya dan para pengikutnya dalam perang melawan Jayakatwang  -raja Kediri. Ada  juga yang menjelaskan  arti Rangga berarti ksatria / pegawai kerajaan dan Lawe merupakan sinonim dari wenang, yang berarti "benang", atau dapat juga bermakna "kekuasaan" atau kemenangan.

Peradaban masyarakat Tuban tidak lepas dari konsep magis, sakral, relegius yang menjiwai kehidupan, menyisakan banyak cerita, dongeng, mitos dan legenda juga apapun namanya, di setiap sudut kawasan di Kabupaten Tuban. Konon yang tersebar secara turun-temurun dari bahasa verbal antar masyarakat, masih dipercayai sebagian masyarakat sampai sekarang, bahkan jika terus kebiasaan tersebut berjalan dengan baik akan tetap terjaga selamanya.

Legenda yang berkembang menceritakan bahwa saat awal mula membuka tlatah atau kawasan Tuban pada zaman Mojopahit dahulu terjadilah perebutan kekuasan, terjadi perselisihan dahsyat antara Kebo Anabrang dan Lembu Suro untuk memimpin Kadipaten Tuban. Perselisihan yang sudah sampai pada pertarungan fisik atau adu kesaktian berjalan berpindah-pindah tempat, namun yang paling seru terjadi di sekitaran Desa Beron Kecamatan Rengel. Di tengah perselisihan tersebut munculah Adipati Ronggolawe selanjutnya berselisih dengan Kebo Anabrang, sehingga perselisihan hebat terjadi antara Kebo Anabrang dan Adipati Ronggolawe. Seperti yang dipercaya masyarakat Adipati Ronggolawe identik dengan kendaraan tunggangannya berupa kuda yang diberi nama Gagak Rimang.
Pertarungan adu kesaktian tersebut terjadi berlangsung berhari-hari, sehingga pada suatu saat kuda tunggangan Adipati Ronggolawe tumbang terbunuh di kawasan Desa Trutup, yang sekarang bernama Talunrejo. Petilasan kuburan jaran (kuda) tersebut terdapat persis di tepi jalan Tuban – Bojonegoro Km 20 dan 5m dari garis tepi jalan Propinsi. Kondisinya sangat memprihatinkan, tepat berada di bawah rumpun pohon bambu dibatasi oleh batangan kayu yang sudah dimakan rayap dikerubungi semak perdu. Di sisi lain tempat petilasan itu sangat dekat dengan kegiatan usaha pembakaran gamping sehingga nampak debu putih menempel menutupinya.
Menurut Pak Abdul (80 th) warga sekitar yang kebetulan memecah batu-batuan untuk bahan bangunan di dekat tempat petilasan kuburan kuda, “Saya masih sering melihat tempat ini diziarahi orang dan biasanya dilakukan pada malam hari.“ Dari tempat tersebut juga memang banyak ditemukan bekas sesaji antara lain, dupa, ceceran bunga dan botol-botol minyak. “Katanya para peziarah, di sini mempunyai yoni (kekuatan ghaib) yang sangat besar, juga banyak misteri benda-benda pusaka yang tidak tampak. “Pengunjung tempat tersebut kebanyakan dari luar daerah, ada yang dari dalam Kabupaten Tuban maupun luar Kabupaten seperti Bojonegoro, Lamongan dan sekitarnya.
Terlepas dari apa yang diyakini oleh masyarakat tentang petilasan kuburan kuda tersebut, sudah sepatutnya menjadi perhatian para pihak yang berkepentingan atas kearifan lokal sejarah Kabupaten Tuban, dengan semua jejak budayanya kata salah satu supranaturalis.

sumber dengan sedikit revisi.

Rabu, 18 November 2015

Cara Memberi Password Pada Winrar


Berikut langkah-langkah untuk memberi password pada file Winrar / RAR : 

1. Cek terlebih dahulu, apakah komputer anda dilengkapi dengan Winrar atau tidak. Jika belum silahkan download terlebih dahulu dan instal Winrar di komputer anda. 

2. Siapkan file atau folder yang hendak dikompresi dengan Winrar. 

3. Klik kanan file/folder tersebut lalu pilih "Add to Archive"


4. Pada tab "General", anda dapat memilih akan mengkompresi file ke dalam jenis RAR atau ZIP.


5. Nah ini langkah untuk memberi password pada Winrar, Pilih tab "Advanced" lalu klik "Set Password"


6. Isikan password yang anda inginkan, lalu beri centang pada "Encrypt File Names" (Tidak dicentang juga tidak apa-apa)


7. Jika sudah selesai, maka klik OK. Dan coba buka file RAR/ZIP yang telah anda buat pasti sudah terproteksi oleh password yang barusan anda setting.


Sekian dan Terimakasih.